Sistem kalibrasi/tera meter arus di depot:
- Sifat dinamis (Putaran Vane)
- Bekerja baik pada range flow rate (Debit) tertentu
- Kalibrasi menggunakan Master Meter Arus dan TUM (Selektif)
- Fluida Media Tera adalah BBM
- Berat Jenis (Density) berbeda masing-masing produk BBM
- Premium = 0.700 s/d 0.750
- M. Tanah = 0.750 s/d 0.800
- M. Solar = 0.800 s/d 0.850
- Temperatur lingkungan (Tidak Stabil/Labil)
Masalah Meter Arus di Depot:
- UURI No. 2 tahun 1981 tentang Metrologi Legal, dalam tera ulang toleransi meter arus BBM -0,5% s/d +0.5%.
- Sesuai dengan hasil kesepakatan antara TP3 BBM, Metrologi dan Pertamina tgl. 6 Maret 2003, di depot-depot Pertamina harus diberikan toleransi lebih 0% s/d +0.2%.
- Meter arus mempunyai karakteristik tertentu, akurasi antara meter satu dengan lainnya berbeda-beda (akurasinya tidak dapat disamakan misalnya seluruh +0.1%), sehingga akan selalu timbul istilah "meter favorit" (meter dengan toleransi terbesar) akan selalu diminati oleh supir/kernet.
- Kerusakan meter arus di depot plumpang rata-rata bisa mencapai 5 unit/hari, sedangkan kemampuan menera ulang meter dari petugas metrologi terbatas.



