No. SMS Broadcasting MS2 Pertamina Reg. VII 0811333555
FORMAT LAPORAN SMS
1. SMS laporan Stok dan Pesan BBM
Stok(spasi)No.SPBU(spasi)P(Stok Sore)-(Stok LO yang dimiliki)-(Penerimaan BBM)-(Ritase BBM yang diminta untuk H+1)
Contoh:
Stok 123456 P7500-24-16-1:8 S8500-16-16-2:8 untuk satu ritase permintaan per produk pada ritase 1 untuk premium dan ritase 2 untuk solar pada hari berikutnya atau H+1.
Stok 12345 P7500-24-0-1:16 S8500-16-0-2:8 untuk satu pengiriman per produk pada hari H+1 tetapi belum mendapatkan supply BBM pada hari itu = hari H.
Stok 123456 P7500-24-16-1:16/3:8 S8500-16-16-2:8/3:8 untuk dua kali pengiriman/permintaan per produk pada hari berikutnya atau H+1 pada ritase 1 dan 3 untuk premium serta ritase 2 dan 3 untuk solar.
2. SMS Laporan Stok BBM
Stok(spasi)No.SPBU(spasi)P(Stok Sore)-(Stok LO yang dimiliki)-(Penerimaan BBM)
Contoh:
Stok 123456 P7500-24-16 S8500-16-16 untuk 16 KL supply penerimaan premium dan 16 KL supply penerimaan solar pada hari itu atau hari H.
Stok 12345 P7500-24-0 S8500-16-0 untuk supply yang belum masuk pada hari H.
Keterangan:
- P=Premium, S=Solar, Px=Pertamax, PxP=Pertamax Plus, BP=Bio Premium, BS=Bio Solar, D=Pertamina Dex, BPX=Bio Pertamax
- Stok BBM sore adalah posisi stok BBM (dalam liter) pada hari H jam 18:00 (disesuaikan dgn waktu closing depot)
- Stok LO adalah stok LO outstanding yang dimiliki (belum terkirim) dalam satuan KL
- Supply BBM yang masih dalam perjalan dari depot/instalasi BBM menuju ke SPBU/ point of sales masih dikategorikan di dalam stok LO.
- Penerimaan BBM adalah penerimaan hari H-1 jam 18:00 s/d jam hari H jam 18:00 dalam satuan KL
- Ritase adalah permintaan BBM untuk H+1 (sesuai Ritase yang diminta ex. 1=05:30-08:00, 2=08:00-11:00, 3=11:00-14:00, 4=14:00-17:00, 5=17:00-20:00)
- Batas waktu pengiriman SMS adalah jam 17:00 (disesuaikan dengan depot)
- Pengiriman SMS menggunakan nomor yang hanya terdaftar di Pertamina.
BEBERAPA HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM SMS STOK BBM
- Pastikan no. HP sudah terdaftar di Pertamina.
- No. HP tidak dapat berganti-ganti (harus 1 no. HP)
- Satu No. HP dapat dipergunakan untuk SMS beberapa SPBU, namun harus benar-benar sudah terdaftar di Pertamina.
- Setiap hari SPBU wajib SMS untuk memonitor stok BBM (baik SPBU yang pesan maupun tidak pesan BBM).
- Penulisan info stok harus sesuai standar seperti contoh yang terlampir, jika salah maka sms center akan menolak.
- Penyampaian SMS sore hari (Waktu penyampaian disesuaikan dengan kondisi Jam Operasional nyata Depot setempat)
- SMS Center juga digunakan untuk Broadcast langsung ke SPBU (info perubahan harga dll). Region menyediakan modem GSM (port serial) + No. HP (khusus Region).
- Jika dalam SMS SPBU mengalami kendala, agar menghubungi layanan jual/SR di region masing-masing.
- Pastikan data DOT & Time Delivery untuk setiap SPBU up to date.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SPBU
- Setiaap sore hari secara rutin wajib menyampaikan laporan kondisi stok, LO yang dimiliki, penyaluran BBM H-1, dan ritase yang diminta (Sesuai Format terlampir).
- SPBU wajib mengirimkan SMS setiap hari untuk memonitor kondisi stok, sehingga apabila stok kritis/kosong dapat segera diambil tindakan sehingga tidak sampai terjadi kekosongan BBM di SPBU.
- Format laporan yang disampaikan harus sama persis sesuai contoh, karena jika tidak maka sistem akan menolak.
- SPBU wajib memiliki LO sebelum hari H, karena diperlukan untuk jadwal keberangkatan mobil tangki.
- Apabila terjadi kondisi stok yang sudah tipis , dan BBM belum juga diterima, agar segera menghubungi pihak layanan jual/SR setempat.
- Dalam kondisi SMS tidak jalan, agar menginformasikan ke Call Center Layanan Jual/SR setempat.



