Pengembangan Volume BBM kaitannya dengan perbedaan suhu pada Depot/instalasi dan SPBU
- Penjualan BBM ke SPBU dalam liter observed
- BBM bersifat unik, stabil pada temperature 15 0C
- Berdasarkan table 55 ASTM – IP Petroleum Measurement Tables tahun 1953 kenaikan 1 0C mengakibatkan pengembangan sebesar 1 liter setiap 1.000 liter BBM.
- Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama antara TP3 BBM, Metrologi dan Pertamina tgl. 6 Maret 2003, di depot-depot Pertamina harus diberikan toleransi lebih 0% s/d 0.2 %.
Contoh: Mobil tangki Kap 16.000 liter dari Plumpang (pagi jam 05.00) temperature 30 0C, sampai di SPBU temperature 32 0C, berarti naik 2 0C, maka volume observed di SPBU menjadi 16.048 liter, diperoleh dari :
= (16.000/1000) X 2 + toleransi lebih 0.1 % + 16.000
= 32 + 16 + 16.000
= 16.048 liter
Cairan BBM ada di atas baut tera 9 CM (Untuk mobil tangki bulat masing-masing kompartemen 8000 liter) yang berarti 0.1875 cm per liter kelebihannya dengan toleransi lebih 0.1 %.
Contoh 2: Mobil tangki kap 8000 liter dengan kepekaan 3.5, T2 114 cm dari Depot temperatur 28 0C, toleransi dari depot 0%, sampai di SPBU temperatur 30 0C, berarti naik 2 0C, maka ketinggian cairan berada di atas ijk bout menjadi:
= ((8000/1000) X 2 ) : kepekaan mobil tangki) + T2
= ((16)/3.5) + 114
= 4.57 + 114cm
= 118.57 CM



